Tanah Air Beta

Menikmati Keelokan Pulau Kenawa Sumbawa Barat, Surga Sabana & Bahari

Video Thumbnail
SHARE

TRANS TV - Menikmati Keelokan Pulau Kenawa Sumbawa Barat, Surga Sabana & Bahari | Hamparan padang savana seluas 13 hektar berpadu dengan lanskap perairan Selat Alas yang jernih menjadikan Pulau Kenawa di Desa Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, sebagai salah satu destinasi ekowisata tak berpenghuni favorit wisatawan di Nusa Tenggara Barat. Untuk mencapai pulau ini, kamu hanya perlu menempuh perjalanan selama 15 hingga 20 menit dengan perahu kayu nelayan dari Pelabuhan Poto Tano. Di sini, Anda akan disuguhkan panorama alam yang menakjubkan, mulai dari bukit savana yang berubah warna sesuai musim hingga perairan dangkal yang sempurna untuk snorkeling.

Petualangan di Pulau Kenawa berfokus pada konsep camping mandiri dan prinsip leave no trace untuk menjaga keutuhan ekosistem pesisir. Dari puncak bukit tunggal di tengah pulau, Anda bisa menikmati pemandangan matahari terbit yang spektakuler dengan latar belakang siluet Gunung Rinjani di Lombok, sebuah pengalaman yang sulit ditemukan di tempat wisata lainnya.

Tanpa adanya bangunan beton yang mencolok dan pasokan listrik permanen, Pulau Kenawa berhasil mempertahankan keaslian alamnya, menjadikannya tempat yang sempurna bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan kesederhanaan. Pengelolaan pariwisatanya dilakukan secara kolaboratif oleh komunitas nelayan lokal Poto Tano, yang berupaya menjaga kelestarian terumbu karang sekaligus meningkatkan perekonomian warga pesisir, sebuah model pemberdayaan masyarakat yang patut dicontoh.

Bagi para pecinta alam dan petualangan, Pulau Kenawa menawarkan pengalaman ekowisata yang otentik, yaitu berkemah di bawah langit berbintang, menjelajahi bukit savana, dan menyelami kejernihan air Selat Alas. Keaslian yang terjaga dan keterlibatan aktif masyarakat lokal menjadikan Pulau Kenawa bukan hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga contoh nyata bagaimana pariwisata dapat berjalan seiring dengan pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat.**