TRANS TV - Manfaat Susu Kerbau yang Kaya Lemak, Protein, dan Kalsium | Manfaat susu kerbau sebagai sumber gizi alternatif kini mulai menarik perhatian, terutama di tengah dominasi susu sapi yang mendominasi pasar global. Menurut data yang dikumpulkan oleh Antonio Borghese, Sekretaris Jenderal International Buffalo Federation, dalam buku FAO tentang produksi dan riset kerbau, susu kerbau Italia rata-rata mengandung sekitar 8,1 persen lemak dan 4,65 persen protein. Di negara lain, kadar lemaknya berkisar antara 6 hingga 8 persen, hampir dua kali lipat dari susu sapi yang biasanya hanya 3 hingga 4 persen. Selain itu, kandungan kalsiumnya juga lebih tinggi, dengan selisih sekitar 40 hingga 60 persen tergantung pada studi yang dilakukan.
Namun, ketika membahas zat besi, hasil penelitian menunjukkan variasi, ada yang menemukan kadar yang serupa dengan susu sapi, sementara yang lain melaporkan bahwa susu sapi memiliki kadar yang lebih tinggi. Mengenai antioksidan, hasilnya juga bervariasi, karena susu kerbau memang lebih kaya akan vitamin A, tetapi tidak mengandung karoten dan memiliki kadar vitamin E yang lebih rendah. Kepadatan gizi ini juga berarti kepadatan energi, sekitar 110 kkal per 100 gram, dibandingkan dengan sekitar 66 kkal pada susu sapi. Oleh karena itu, manfaat susu kerbau paling terasa bagi mereka yang membutuhkan asupan kalori tinggi, tetapi mungkin kurang cocok bagi mereka yang sedang membatasi lemak atau kalori.
Dengan proporsi kasein sekitar 3 persen, dibandingkan dengan 2,65 persen pada susu sapi, serta padatan bukan lemak yang lebih tinggi, susu kerbau menjadi bahan baku yang ideal untuk keju. Hasilnya, hampir dua kali lipat keju dapat dihasilkan per liter dibandingkan susu sapi. Dalam kuliner internasional, inilah yang menjadi dasar dari mozzarella di bufala yang terkenal dari Italia, dikenal karena teksturnya yang kenyal dan rasa yang lembut. Di Indonesia, kearifan lokal memanfaatkan susu kerbau untuk membuat dadih di Sumatera Barat, yaitu susu yang difermentasi secara alami dalam tabung bambu selama 24 hingga 48 jam oleh bakteri asam laktat yang terdapat secara alami dalam susu. Beberapa studi laboratorium menunjukkan bahwa bakteri dari dadih memiliki sifat probiotik, seperti ketahanan terhadap asam dan emp
Di Tapanuli, Sumatera Utara, susu kerbau diolah menjadi dali ni horbo, keju tradisional Batak yang dibuat dengan memanaskan susu kerbau segar lalu menggumpalkannya dengan getah atau daun pepaya atau air perasan nanas. Nama itu sendiri berarti "susu kerbau" dalam bahasa Batak. Proses fermentasi pada dasarnya mengubah laktosa menjadi asam laktat, sehingga produk fermentasi cenderung lebih rendah laktosa. Namun, data kadar laktosa pada dadih maupun bukti bahwa produk ini aman bagi penderita intoleransi laktosa belum ditemukan. Mereka sebaiknya berhati-hati dan berkonsultasi dengan dokter.**