TRANS TV - Apa yang Menarik dari Rumah Etnik Jawa ala MediJavanean? | Dalam dunia arsitektur, ada desain yang terasa dipaksakan, dan ada pula yang lahir dari pemahaman mendalam tentang dua budaya sekaligus. Konsep MediJavanean jelas termasuk dalam kategori yang kedua. Rumah etnik Jawa dengan sentuhan Mediterania ini diciptakan oleh arsitek Shonny Archaul, yang berhasil menggabungkan kehangatan gaya Mediterania dengan arsitektur tradisional Jawa. Proyek percontohannya selesai dibangun pada tahun 1997 di lahan seluas 200 meter persegi, dan hanya memerlukan waktu 100 hari untuk menyelesaikannya.
Hasilnya adalah rumah etnik Jawa yang bisa membingungkan siapa pun yang melihatnya untuk pertama kali, bukan karena tidak jelas, tetapi karena kaya akan detail. Atap limasan khas Jawa dengan kemiringan rendah dipadukan dengan genteng tanah liat berwarna cokelat kemerahan. Genteng tanah liat ini menjadi titik temu alami antara dua peradaban. Finishing dinding sengaja dibuat kasar untuk memberikan kesan tua dan alami, sebuah teknik yang dalam desain kontemporer dikenal sebagai wabi-sabi.
Yang membuat rumah etnik Jawa ala MediJavanean begitu istimewa adalah cara konsep ini mengatasi tantangan iklim tropis dengan elegan. Beberapa sisi bangunan memiliki plafon yang sengaja dibiarkan terbuka, memperlihatkan kerangka kayu kelapa yang kokoh, sehingga menciptakan sirkulasi udara yang baik. Solusi ini berakar dari kecerdasan rumah etnik Jawa tradisional. Lantai kayu tetap mempertahankan warna aslinya, sementara dinding bata tanah liat yang tidak diplester memberikan karakter Mediterania yang klasik.
Di ruang keluarga, ornamen Mediterania berpadu harmonis dengan benda-benda berornamen khas Jawa. Di halaman belakang, tanaman hijau dan aksen ukiran khas Jawa semakin menegaskan konsep rumah etnik Jawa secara keseluruhan. Yang paling mengesankan adalah keberanian untuk percaya bahwa identitas lokal tidak perlu disembunyikan demi kesan internasional. Justru sebaliknya, identitas rumah etnik Jawa yang ditampilkan dengan percaya diri itulah yang membuat konsep ini terasa kuat dan otentik.**