Dokter Traveler

Apa itu Scabies dan Bagaimana Cara Mengobatinya?

Video Thumbnail
SHARE

TRANS TV - Apa itu Scabies dan Bagaimana Cara Mengobatinya? | Skabies masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat global yang cukup signifikan hingga saat ini, terutama di wilayah-wilayah dengan kepadatan penduduk yang tinggi serta tingkat sanitasi yang sangat terbatas. Infeksi kulit yang sangat menular ini disebabkan oleh infestasi tungau mikroskopis bernama Sarcoptes scabiei var. hominis. Organisme kecil ini menggali terowongan di bawah lapisan stratum korneum (lapisan terluar kulit) untuk bertelur dan berkembang biak. 

Memahami penyebab scabies dan cara mengobatinya menjadi krusial karena data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa skabies menjangkiti lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia pada setiap waktu tertentu. Prevalensi tertinggi ditemukan di negara-negara tropis dan daerah berpenghasilan rendah. Gejala paling khas yang patognomonik adalah rasa gatal yang luar biasa hebat, yang cenderung memburuk pada malam hari (dikenal sebagai pruritus nokturnal). 

Rasa gatal ini sebenarnya merupakan reaksi hipersensitivitas tipe lambat tubuh terhadap kotoran, telur, dan air liur tungau yang terperangkap di bawah kulit. Sebagaimana dijelaskan secara rinci dalam jurnal The Lancet Infectious Diseases, kegagalan dalam melakukan diagnosis dini sering kali memicu komplikasi serius. Salah satunya adalah infeksi bakteri sekunder seperti impetigo yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Infeksi ini pada gilirannya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung rematik hingga glomerulonefritis akut pada ginjal.

Para ahli dermatologi internasional kini menekankan bahwa cara kita menangani skabies telah berubah. Kita tidak lagi hanya fokus pada pengobatan individu, tetapi beralih ke intervensi yang lebih luas di tingkat komunitas. Pendekatan ini dikenal sebagai Mass Drug Administration (MDA). Di banyak negara, penggunaan krim permethrin topikal 5% masih menjadi pilihan utama. Namun, semakin banyak yang mengakui efektivitas ivermectin dalam bentuk oral sebagai solusi yang lebih praktis untuk menghentikan penyebaran di tempat-tempat padat seperti asrama, pesantren, atau panti jompo. 

Dalam diskusi tentang penyebab scabies dan cara mengobatinya, Profesor Andrew Steer dari Murdoch Children's Research Institute menekankan bahwa menghilangkan skabies tidak hanya bergantung pada pengobatan medis. Keberhasilan pengobatan sangat dipengaruhi oleh dekontaminasi lingkungan secara bersamaan. Semua pakaian, handuk, dan alat tidur yang telah digunakan dalam 72 jam terakhir perlu dicuci dengan air panas dan dikeringkan dengan suhu tinggi. 

Tanpa pendekatan holistik yang melibatkan seluruh anggota keluarga dan edukasi masyarakat yang luas tentang higiene pribadi, skabies akan terus menjadi masalah kesehatan yang tersembunyi. Infeksi ini akan terus mengganggu kualitas hidup dan produktivitas, baik untuk kelompok usia produktif maupun anak-anak. Memahami penyebab scabies dan cara mengobatinya dengan baik adalah langkah pertama yang sangat penting untuk memberantas penyakit ini secara tuntas.**