i-Pedia

Empal Gentong Cirebon yang Masaknya Masih Pakai Gentong Tanah Liat

i-Pedia
CLOSE
SHARE

TRANS TV - Empal Gentong Cirebon yang Masaknya Masih Pakai Gentong Tanah Liat | Jika kamu berkunjung ke Cirebon, jangan sampai pulang tanpa mampir ke Empal Gentong Cirebon Haji Aput yang legendaris, sebuah tempat ikonik yang telah menyajikan hidangan khas ini sejak tahun 1995. Yang membedakan mereka adalah komitmen teguh terhadap metode tradisional, mereka masih memasak semuanya dalam panci tanah liat, sebuah proses yang memakan waktu tiga jam penuh, dimulai sejak pukul 04.30 pagi. 

Hal ini memungkinkan rasa meresap sepenuhnya ke dalam daging, membuatnya sangat empuk. Kaldu yang kaya dan berwarna keemasan, yang dikentalkan dengan santan dan rempah-rempah, terasa gurih sekaligus menyegarkan, dengan daun kucai segar yang menambahkan sentuhan aroma yang indah.

Bagi yang menginginkan hidangan yang lebih ringan, mereka juga menyajikan empal asem yang asam segar, dengan kaldu bening yang sempurna untuk makan siang. Padukan dengan sate kambing muda yang lembut dan juicy atau nasi lengko gaya Cirebon yang menjadi andalan. Pada akhir pekan, tempat ini bisa menghabiskan hingga dua kuintal daging, dengan tim 150 staf yang dedikasi. 

Angka-angka tersebut memang mengagumkan, namun di balik semua itu terdapat filosofi rasa syukur dan ketekunan yang telah mempertahankan warisan kuliner ini selama lebih dari 30 tahun. Empal Gentong Cirebon Haji Aput bukan sekadar tentang makanan, ini adalah kisah warisan kuliner yang hidup dan bernafas dari pesisir utara.**