TRANS TV - Seperti Apa Orang Tua yang Sholeh itu? | Menjadi orang tua yang sholeh itu bukan hanya soal memberikan anak-anak segala fasilitas duniawi yang melimpah. Lebih dari itu, ini tentang bagaimana kita bisa menanamkan fondasi tauhid yang kuat dan akhlak yang baik sejak dini, sebelum pengaruh dunia luar mulai menggoyahkan mereka. Sosok orang tua yang sholeh adalah pelindung utama bagi anak-anaknya agar terhindar dari fitnah zaman yang semakin mengkhawatirkan.
Rasulullah SAW dalam hadis shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menegaskan tanggung jawab besar ini dengan jelas, "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya..." (HR. Bukhari & Muslim). Orang tua yang sholeh sepenuhnya memahami bahwa anak adalah amanah sekaligus ladang pahala jariyah yang tak akan pernah terputus meskipun ajal telah menjemput.
Seperti teladan Luqman Al-Hakim yang diabadikan dalam Al-Qur'an, tugas pertama dan utama dari orang tua yang sholeh adalah menjaga kemurnian iman anak. Luqman berkata kepada putranya, "Wahai anakku, janganlah engkau mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, karena sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar" (QS. Luqman: 13).
Lebih dalam lagi, kategori orang tua yang sholeh terlihat dari konsistensi mereka dalam memberikan teladan (uswatun hasanah) sebelum memimpin. Mereka tidak hanya meminta anak-anak untuk rajin bersujud, tetapi merekalah yang lebih dulu membasahi dahi di atas sajadah setiap malam dan subuh. Mereka juga tidak hanya melarang anak-anak berkata kasar, tetapi merekalah yang paling menjaga lisannya dari ghibah dan namimah. Kesholeh an yang konsisten ini akan berbuah manis hingga ke alam akhirat, di mana doa anak yang sholeh menjadi penyelamat orang tua yang saleh di alam kubur yang sunyi.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Muslim, "Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakan kedua orang tuanya." Jadi, menjadi orang tua yang sholeh bukan hanya tentang keselamatan diri sendiri di dunia. Ini adalah investasi abadi yang terus mengalir pahalanya, sebuah usaha yang tulus untuk meraih rida Allah SWT agar kelak seluruh anggota keluarga dapat berkumpul kembali dalam naungan surga-Nya yang kekal abadi.**