TRANS TV - Pecel Ikan Candang, Sarapan Ikan Goreng Kriuk dan Kuah Semur | Bila menyebut nama Belitung, ingatan kolektif kita biasanya langsung tertuju pada hamparan laut biru dengan batuan granit eksotis atau segelas kopi susu legendarisnya. Namun, khazanah kuliner Negeri Laskar Pelangi ini menyimpan kejutan gastronomi yang tak kalah memikat di balik kesederhanaan warung-warung lokalnya, salah satunya adalah Pecel Ikan Candang. Hidangan khas ini adalah kekayaan kuliner Nusantara yang layak untuk dicoba karena akan menghadirkan kejutan rasa yang autentik.
Konsep pecel di sini mendobrak pakem pecel tanah Jawa yang umumnya didominasi oleh rupa-rupa sayuran bersiram saus kacang pekat. Di Belitung, sajian sarapan ini menghadirkan lauk pendamping yang sangat spesifik, yaitu ikan candang. Secara visual, ikan laut tangkapan lokal ini berukuran mungil dan agak gepeng, sekilas mirip dengan ikan sepat air tawar. Ketika digoreng kering, Pecel Ikan Candang bertransformasi menjadi keripik gurih nan renyah, menciptakan harmoni tekstur yang tak terduga saat dikawinkan dengan kesegaran sayuran rebus.
Keunikan racikan sarapan bernuansa pesisir ini menegaskan betapa kayanya modifikasi kuliner antardaerah di Indonesia. Yang membuat sepiring Pecel Ikan Candang semakin meriah adalah lauk pendampingnya yang kompleks, tidak jarang penjual menambahkan siraman kuah semur daging yang manis-gurih, sebutir telur, bahkan sejumput mi kuning goreng ke atas nasi hangat. Struktur rasa Pecel Ikan Candang begitu kaya, ada sengatan pedas-manis dari saus kacang, gurih mendalam dari kuah semur, serta sensasi garing dari ikan candang goreng yang tidak ada duanya.**