Asal Usil

Bosan Makanan Lebaran, Apa Alasan Bakso Selalu Jadi Pelarian Favorit?

Asal Usil
CLOSE
SHARE

TRANS TV - Bosan Makanan Lebaran, Apa Alasan Bakso Selalu Jadi Pelarian Favorit? | Di tengah hidangan opor ayam, rendang, dan ketupat yang menjadi ciri khas perayaan Idul Fitri, ada satu pemandangan yang hampir selalu muncul setiap tahun, antrean panjang di warung bakso. Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah kebiasaan sosial yang telah ada sejak dekade 1980-an. 

Arsip surat kabar lama menunjukkan bahwa masyarakat sudah menjadikan bakso sebagai pelarian rasa setelah menikmati rangkaian makanan Lebaran yang berat. Hingga hari ini, pola ini tetap bertahan, bahkan semakin kuat. Banyak orang mengaku mencari bakso karena butuh yang segar setelah berhari-hari menyantap makanan bersantan dan berlemak tinggi.

Dari sudut pandang ilmu sosial, fenomena ini bisa dilihat sebagai bentuk adaptasi budaya terhadap apa yang disebut kejenuhan indra rasa, atau palate fatigue. Peneliti konsumsi pangan di Indonesia mencatat bahwa pilihan makanan sering kali dipengaruhi oleh faktor rasa, kebiasaan, hingga dorongan psikologis, bukan hanya kebutuhan nutrisi. 

Sosiolog pangan Indonesia, Prof. Saparinah Sadli, dalam berbagai kajian perilaku konsumsi keluarga, pernah menegaskan bahwa pola makan masyarakat Indonesia sangat dipengaruhi oleh konteks sosial, termasuk momen perayaan, di mana makanan juga berfungsi sebagai medium rekreasi dan pelepas kejenuhan.**