Islam Itu Indah

Bahaya Meninggalkan Shalat, Memutus Hubungan dengan Allah

Islam Itu Indah
CLOSE
SHARE

TRANS TV - Bahaya Meninggalkan Shalat, Memutus Hubungan dengan Allah | Dalam Islam, shalat itu ibarat tiang yang menyangga agama. Ia bukan sekadar serangkaian gerakan atau bacaan, melainkan jantung yang memompa kehidupan spiritual bagi setiap muslim. Jadi, ketika kita membahas bahaya meninggalkan shalat, ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menyadarkan kita semua. 

Allah dalam Al-Qur'an menggambarkan penghuni neraka yang ditanya, "Apa yang membawa kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Dan jawaban mereka sangat menyentuh, "Kami dulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat" (QS. Al-Muddassir: 42-43). Ayat ini bukan sekadar cerita, tetapi pengingat yang jelas bahwa meninggalkan shalat bisa menjadi jalan menuju kebinasaan abadi. Inilah bahaya meninggalkan shalat yang paling mendasar, kita menempatkan diri kita sejajar dengan mereka yang mengabaikan panggilan untuk sujud.

Rasulullah SAW juga menegaskan batasan yang sangat jelas. Beliau bersabda, "Sesungguhnya (pembatas) antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat" (HR. Muslim). Ini menunjukkan bahwa bahaya meninggalkan shalat bukan hanya sekadar dosa biasa, tetapi bisa mengaburkan garis antara iman dan kufur. Lebih dari itu, di akhirat nanti, shalat adalah amal pertama yang akan dihisab. Jika shalat kita tidak baik, maka seluruh amal lainnya juga akan terpengaruh. 

Bahkan, kebaikan-kebaikan yang pernah kita lakukan bisa menjadi tidak berarti. Ini adalah bahaya meninggalkan shalat yang mungkin tidak terlihat, tetapi sangat nyata, seseorang bisa tetap berbuat baik, tetapi tanpa shalat, kebaikannya tidak memiliki pijakan. Karena shalat adalah bukti bahwa kita tetap terhubung dengan Pemilik Alam Semesta.**

Photo by Mohammed Alim