
TRANS TV - Inilah yang Membuat Kerupuk Bangka Menjadi Camilan Spesial | Jalan-jalan ke Pulau Bangka rasanya belum lengkap tanpa mencicipi kerupuk Bangka yang legendaris, atau yang lebih akrab disebut kemplang oleh penduduk setempat. Camilan ikonik dari Belinyu ini memiliki rasa yang unik, karena terbuat dari ikan tenggiri segar yang diolah dengan cara yang tidak kaku, melainkan lebih mengandalkan feeling yang diwariskan dari generasi ke generasi oleh para pengrajinnya, dan menghasilkan cita rasa gurih yang autentik dan sulit untuk ditiru.
Dulu, hanya ada varian ikan tenggiri, tetapi sekarang sudah banyak pilihan, ada yang terbuat dari udang atau cumi, dan bentuknya pun bervariasi. Ada yang dipanggang hingga mengeluarkan aroma asap kayu yang menggoda, dan ada juga yang disebut getas, yang kecil-kecil tetapi meledak dengan rasa ikan asli saat masuk ke mulut.
Membuat kerupuk Bangka yang renyah sempurna memerlukan kesabaran yang luar biasa. Prosesnya bisa memakan waktu berhari-hari. Setelah adonan dicetak, kemplang harus dikukus terlebih dahulu, lalu dijemur di bawah sinar matahari selama sekitar tiga hari hingga benar-benar kering. Tahap yang paling krusial adalah proses di-hong, yaitu pemanasan dengan api kecil selama dua jam.
Ritual inilah yang membuat teksturnya bisa merekah dengan sempurna saat digoreng. Hasil akhirnya bukan sekadar kerupuk biasa, melainkan sebuah kriuk yang tahan lama dan selalu dirindukan. Tak heran, kerupuk Bangka selalu menjadi oleh-oleh yang wajib dicari oleh wisatawan, menjadi kenangan rasa yang mewakili identitas Bangka yang tak lekang oleh waktu.**