Kajian Hati

Rezeki Sudah Ada yang Mengatur, Tugas Kita untuk Terus Berikhtiar

Kajian Hati
CLOSE
SHARE

TRANS TV - Rezeki Sudah Ada yang Mengatur, Tugas Kita untuk Terus Berikhtiar | Di tengah kehidupan yang penuh ketidakpastian, sering kali kita merasa cemas berlebihan tentang rezeki dan masa depan. Namun, Islam memberikan ketenangan dengan menegaskan bahwa rezeki sudah ada yang mengatur, yaitu Allah SWT. 

Seperti yang dinyatakan dalam QS Hud ayat 6, "Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)."

Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap makhluk, dari yang terkecil hingga manusia, telah dijamin rezekinya oleh Allah. Keyakinan bahwa rezeki sudah ada yang mengatur menjadi penawar kegelisahan sekaligus penguat iman kita.

Meyakini bahwa rezeki sudah ada yang mengatur bukan berarti kita bisa bersikap pasif dan hanya menunggu. Islam mengajarkan kita untuk menemukan keseimbangan antara tawakal dan ikhtiar. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Tirmidzi, "Sekiranya kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenar-benarnya, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki, ia pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang pada sore hari dalam keadaan kenyang."

Ini berarti kita harus tetap berusaha, bekerja, dan berikhtiar dengan sepenuh hati, sambil meyakini bahwa hasil akhirnya telah ditentukan oleh Allah. Dengan cara ini, hati kita akan tenang karena percaya bahwa rezeki sudah ada yang mengatur, sementara tubuh kita tetap bergerak untuk meraih ketetapan tersebut.

Photo by Levi Meir Clancy on Unsplash