TRANS TV - Mengharap Berkah di Kuil Brahma | Di tengah keramaian kota suci Pushkar, yang terkenal dengan Danau Pushkar yang penuh misteri, berdiri megah satu-satunya kuil di dunia yang didedikasikan khusus untuk Dewa Brahma, sang pencipta dalam trimurti Hindu.
Kuil ini dikenal sebagai Kuil Brahma Pushkar, dan umat Hindu dari berbagai penjuru India, bahkan dari luar negeri, rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk menginjakkan kaki di pelataran marmernya. Kenapa? Karena ada kepercayaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi bahwa doa yang dipanjatkan di sini akan langsung sampai tanpa perantara, sebuah jalur cepat untuk mendapatkan berkah yang konon hanya bisa ditemukan di tempat ini.
Menariknya, meskipun Brahma adalah dewa pencipta, kuil-kuil yang didedikasikan untuknya sangat jarang. Para biksu setempat berbisik bahwa ini disebabkan oleh kutukan dari Dewa Siwa atau Dewi Saraswati, tergantung pada versi mitos yang dipercayai. Namun satu hal yang pasti, setiap pagi, antrean panjang membentang dari gerbang utama yang dihiasi pilar marmer berukir dan ubin perak yang berkilau. Suasana dupa, dentingan lonceng kecil, dan lantunan mantra menciptakan getaran spiritual yang sulit ditandingi.
Salah satu hal yang membuat pengalaman di Kuil Brahma ini begitu istimewa adalah ritual Pind Dan atau persembahan untuk leluhur. Di sini, bukan hanya sekadar memohon kekayaan atau kesembuhan; banyak peziarah datang untuk membebaskan arwah keluarga mereka dari siklus reinkarnasi. Para pendeta kuil yang cekatan menerima seserahan berupa kelapa, bunga, dan uang receh, sambil membisikkan doa dalam bahasa Sanskerta.
Perlu juga diketahui, bahwa kuil yang bisa dilihat saat inibukanlah yang asli. Legenda menyebutkan bahwa kuil ini dihancurkan ada abad ke-14, lalu dibangun kembali pada abad ke-18 oleh Maharaja Jawat Raj dari Ratlam. Tak heran jika arsitekturnya merupakan perpaduan antara gaya India Utara dan sentuhan Maratha. Di balik dinding-dindingnya yang kokoh, terdapat patung Brahma berkepala empat yang selalu dihias dengan kain merah dan perhiasan.
Jika pelancong kebetulan berkunjung saat bulan Kartik Purnima (Oktober–November), bersiaplah untuk disambut oleh ribuan peziarah yang berbondong-bondong melakukan ritual suci di Danau Pushkar sebelum melangkah ke kuil. Bagi mereka, mendapatkan berkah langsung dari Brahma di tempat yang unik ini adalah pengalaman yang tak ternilai, jauh lebih berharga daripada uang atau rupee.**