Kisah

HIJRAH: Legenda Sumanto Mantan Kanibal yang Telah Berubah

Video Thumbnail
SHARE

TRANS TV -  Legenda Sumanto Mantan Kanibal yang Telah Berubah | Perjalanan hidup Sumanto, mantan kanibal, adalah salah satu kisah pertobatan yang terus menarik perhatian publik Indonesia hingga saat ini. Pria asal Purbalingga ini pernah menjadi simbol kegelapan setelah kasus pencurian jenazah dan kanibalisme yang menggemparkan Tanah Air pada tahun 2003. Dalam berbagai kesempatan, termasuk program Hijrah yang membahas perjalanan hidupnya, Sumanto mengungkapkan bahwa tindakannya saat itu dipicu oleh keyakinan yang keliru tentang ilmu kesaktian dan harapan untuk menemukan jalan pintas dalam mengubah nasib.

Setelah menjalani hukuman penjara, hidupnya mengalami perubahan drastis. Alih-alih kembali ke lingkungan lamanya, Sumanto memilih untuk menjalani pembinaan dan rehabilitasi di Yayasan An-Nur Haji Supono Mustajab di Purbalingga. Di sinilah proses hijrah yang sesungguhnya dimulai, bukan di bawah sorotan kamera, melainkan melalui kehidupan yang sederhana, pembelajaran agama, dan usaha untuk membangun kembali kepercayaan yang pernah hilang.

Dua dekade setelah kasus yang melekat pada namanya, Sumanto mantan kanibal kini dikenal sebagai sosok yang berusaha menjalani hidup normal dan menjauh dari masa lalunya. Menurut laporan detikJateng, ia menghabiskan hari-harinya di yayasan, merawat kolam ikan, berinteraksi dengan masyarakat sekitar, dan membuat konten media sosial yang berisi aktivitas sehari-hari serta pesan-pesan motivasi.

Proses hijrah Sumanto mantan kanibal mungkin tidak akan pernah sepenuhnya menghapus stigma yang melekat, tetapi ia terus berjuang untuk menunjukkan perubahan dalam hidupnya, tetapi perjalanan panjang dari seorang terpidana kasus kanibalisme menjadi pribadi yang berupaya hidup lebih baik menunjukkan bahwa pertobatan, betapapun berat jalannya, tetap memiliki ruang dalam kehidupan manusia.**