Insert

Maestro Pantomim Indonesia Septian Dwi Cahyo Ungkap Arti Topeng Putih

Video Thumbnail
SHARE

TRANS TV - Maestro Pantomim Indonesia Septian Dwi Cahyo Ungkap Arti Topeng Putih | Septian Dwi Cahyo telah menggeluti dunia pantomim selama sekitar 40 tahun dan diakui sebagai maestro pantomim Indonesia. Pria berusia 58 tahun ini mulai belajar pantomim sejak usia 9 tahun, karena ia merasa bahwa pantomim adalah dunia imajinasi yang sangat dekat dengan anak-anak. "Sebenarnya, pantomim itu adalah dasar dari kehidupan manusia. Tanpa kita sadari, kita sering berpantomim, seperti saat memanggil teman dari jauh tanpa suara," ungkapnya.

Dari dasar pantomim tersebut, Septian berhasil merambah ke berbagai bidang lain, mulai dari menjadi aktor film, penulis skenario, hingga pemain musik. Kemampuan berekspresi tanpa suara telah membuka banyak pintu di dunia hiburan bagi Septian Dwi Cahyo. Ia pun mengakui bahwa pantomim telah menjadi batu loncatan yang signifikan dalam kariernya di dunia seni pertunjukan.

Mengenai topeng putih yang menjadi ciri khas pantomim, Septian menjelaskan bahwa makeup putih bukan hanya sekadar simbol atau tradisi, tetapi juga berfungsi untuk memperjelas ekspresi. "Makeup putih itu hanya untuk memperjelas ekspresi. Kita menjual ekspresi dan gerakan, jadi ketika penonton melihat dari jauh di panggung, ekspresi tidak akan terlihat tanpa makeup putih, alis, dan bibir," jelasnya.

Dengan cara ini, penonton dapat merasakan emosi seperti sedih, senang, atau lainnya dari jarak jauh. Septian Dwi Cahyo juga mengenang pengalaman pertamanya tampil di Hari Anak Nasional di Taman Mini, di mana ia menjadi satu-satunya pemain pantomim di antara penampil lain yang menari dan menyanyi, sehingga semua sorotan lampu tertuju padanya. Pengalaman itu menjadi salah satu momen berharga dalam perjalanan panjang dirinya di dunia seni pantomim yang telah dijalani selama empat dekade.**