TRANS TV - Mengatasi Kegelisahan Hati Lewat Kepasrahan Total kepada Allah | Keresahan hati dan kegelisahan hidup sejatinya adalah bagian dari sifat alami yang melekat dalam psikologi manusia. Saat menghadapi cobaan atau tekanan ekonomi, banyak orang tiba-tiba terjebak dalam kecemasan berlebihan hingga merasa putus asa. Karakter dasar manusia yang mudah terguncang oleh gelombang kegelisahan ini diungkapkan dengan tepat oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Al-Ma'arij ayat 19, "Sungguh, manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir."
Sumber dari keresahan yang tak kunjung reda sering kali berasal dari kecenderungan manusia yang terlalu mengandalkan pikiran sendiri dan menggantungkan harapan pada makhluk. Padahal, syariat memberikan solusi paling ampuh untuk menenangkan jiwa yang gelisah, yaitu dengan kepasrahan total (tawakal) dan menyerahkan segala keputusan akhir kepada Allah SWT, Sang Penentu Takdir. Inilah jalan utama dalam mengatasi kegelisahan hati yang kerap luput dari kesadaran banyak orang.
Penyerahan diri secara total ini bukan hanya tindakan pasif, melainkan merupakan bentuk usaha batin tertinggi yang mampu mengurangi kecemasan dan mengembalikan kedamaian dalam hati untuk mengatasi kegelisahan hati. Ketika seorang hamba sepenuhnya bersandar kepada-Nya, Allah berjanji akan mencukupi segala kebutuhan dan memberikan jalan keluar yang diperlukan.
Kepastian pertolongan bagi mereka yang bertawakal ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi dan Imam Ahmad dari sahabat Umar bin Al-Khattab radhiyallahu 'anhu, "Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung; ia terbang di pagi hari dalam keadaan perut kosong dan kembali di sore hari dalam keadaan kenyang."
Melalui pesan yang mendalam ini, Islam mengajarkan bahwa melepaskan kendali atas hal-hal di luar kemampuan kita dan menyerahkannya kepada Allah adalah kunci utama untuk menyembuhkan jiwa yang lelah serta mengubah kegelisahan menjadi ketenangan yang sejati. Dengan demikian, mengatasi kegelisahan hati bukanlah perkara menekan perasaan, melainkan menghadirkan sandaran yang benar kepada Yang Maha Kuasa.**
Original Photo by Zeya, Illustration style generated by AI