TRANS TV - Gili Kapal Lombok Timur, Pulau Pasir yang Timbul-Tenggelam di Tengah Samudera | Menyeberang dari Pelabuhan Sambelia dengan perahu cadik milik nelayan lokal, perjalanan menuju Gili Kapal di Lombok Timur terasa seperti melintasi batas antara kenyataan dan ilusi geografi. Pulau pasir tak berpenghuni ini adalah salah satu permata tersembunyi di kawasan gili-gili pesisir utara-timur Lombok, yang keindahannya sepenuhnya ditentukan oleh hukum pasang surut air laut.
Dinamai Gili Kapal karena gundukan pasir putihnya yang melengkung menyerupai lambung kapal megah di tengah lautan, daratan mini ini hanya muncul dengan pesonanya selama beberapa jam saat air laut surut. Berdiri di atas gundukan pasirnya yang sehalus tepung, dikelilingi oleh gradasi air laut biru pirus yang jernih, memberikan sensasi langka seolah kita terdampar di sebuah pulau pribadi yang timbul-tenggelam di tengah samudera lepas.
Pesona Gili Kapal di Lombok Timur semakin magis berkat keasrian ekosistem terumbu karang dan biota laut di sekelilingnya yang masih terjaga dari kerusakan massal. Tanpa vegetasi atau pepohonan untuk berteduh, daya tarik utamanya justru terletak pada kejernihan air yang sempurna untuk aktivitas snorkeling, di mana kita bisa mengamati ikan karang warna-warni dan Bintang Laut Biru yang melimpah di perairan dangkalnya.
Nelayan lokal yang mengantar sering berbagi kearifan tentang bagaimana masyarakat pesisir Sambelia menjaga kelestarian Gili Kapal tanpa merusak terumbu karang dengan jangkar sembarangan. Ketika air laut perlahan mulai pasang dan bukit pasir itu kembali tenggelam tersapu ombak sore, tersisa jejak kenangan yang tak terlupakan tentang betapa megahnya keajaiban alam Lombok yang tersembunyi dari hiruk-pikuk dunia luar.**