TRANS TV - Pasar Lidah Ndonowati, Surga Kuliner Tradisional Jawa Timur di Akhir Pekan | Di tengah pesatnya modernisasi Kota Pahlawan, ada sebuah sudut menarik di kawasan Lidah Ndonowati yang seolah menghadirkan mesin waktu, membawa pengunjung kembali ke era Jawa Kuno, itulah Pasar Lidah Ndonowati. Destinasi wisata budaya ini menawarkan pengalaman berbelanja yang kental dengan nuansa pedesaan tempo dulu. Pasar ini membentang sepanjang 80 meter di bawah naungan pohon-pohon rindang, dan keunikan langsung terasa begitu kita melangkah ke area transaksi: di sini, lembaran uang kertas tidak berlaku.
Setiap pengunjung diwajibkan menukarkan Rupiah mereka dengan uang kepeng atau koin kayu, yang menjadi satu-satunya alat pembayaran sah untuk berbelanja berbagai dagangan dari pedagang lokal di Pasar Lidah Ndonowati. Konsep unik ini menjadikan Pasar Lidah Ndonowati bukan hanya sekadar tempat berbelanja, tetapi juga pengalaman budaya yang mengajak pengunjung menyelami kehidupan masa lalu yang sederhana namun penuh makna.
Deretan gubuk bambu sederhana di pasar ini menyajikan beragam kuliner tradisional khas Jawa Timur yang semakin langka ditemukan di kota besar, sebuah surga bagi para pecinta kuliner otentik. Mulai dari rucak cingur berbumbu petis yang menggugah selera, getuk warna-warni yang diselimuti kelapa parut, hingga berondong jadul dari jagung pari yang diolah secara alami tanpa bahan kimia.
Hanya buka di akhir pekan, Sabtu sore hingga Minggu siang, Pasar Lidah Ndonowati bukan hanya tempat berburu jajanan lokal, tetapi juga ruang pertemuan budaya yang menghidupkan kembali kehangatan interaksi antar warga, senda gurau saat menawar, dan nostalgia ritme hidup masa lalu yang sederhana, begitulah gambaran yang paling tepat untuk mendeskripsikan pesona Pasar Lidah Ndonowati.**