TRANS TV - Sentra Industri Shuttlecock Desa Lawatan Tegal, UMKM Penopang Olahraga Nasional | Bagi para penggemar bulu tangkis, mengayunkan raket dan melemparkan kok mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas yang menyenangkan. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa di Desa Lawatan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, terdapat Sentra Industri Shuttlecock Desa Lawatan Tegal, yang merupakan salah satu pemasok kok terbesar di Indonesia. Hampir 70 persen penduduk desa ini mengandalkan penghasilan mereka sebagai pengrajin kok.
Setiap sudut desa di Sentra Industri Shuttlecock Desa Lawatan Tegal berdenyut dengan semangat kerja yang presisi: mulai dari proses ponan atau pencetakan kepala gabus, pengeboran lubang penancap, hingga penyortiran bulu entok lokal dan impor. Kualitas bulu entok asli Indonesia, dengan fleksibilitas dan ketebalannya yang khas, diakui mampu menghasilkan laju terbang kok yang stabil di udara, sebuah keunggulan yang membuat Sentra Industri Shuttlecock Desa Lawatan Tegal terus diperhitungkan di tingkat nasional.
Meskipun prosesnya masih mengandalkan keterampilan tangan dan peralatan sederhana, standar kualitas yang diterapkan oleh para pengrajin di Sentra Industri Shuttlecock Desa Lawatan Tegal sangatlah ketat. Setiap helai bulu dipotong dengan presisi hingga ukuran sekitar 6 sentimeter sebelum dirakit secara manual dan diuji kestabilan putarannya menggunakan raket oleh tenaga ahli. Produk shuttlecock dari Lawatan ini dijual dalam kemasan slop berisi 12 biji dengan harga tergantung pada grade dan kualitas bulu yang digunakan.
Hasil kerajinan warga Tegal dari Sentra Industri Shuttlecock Desa Lawatan Tegal tidak hanya memenuhi kebutuhan lapangan bulu tangkis di pulau Jawa, termasuk Jakarta, tetapi juga merambah pasar lintas pulau hingga Sumatra dan Kalimantan. Dedikasi masyarakat Desa Lawatan ini menjadi kearifan lokal dan ketekunan UMKM mampu menopang ekosistem olahraga nasional, sekaligus mengangkat nama Indonesia melalui produk berkualitas tinggi yang lahir dari tangan-tangan terampil di pelosok negeri.**