TRANS TV - Kedudukan Wanita dalam Islam, Revolusi Moral yang Mengangkat Derajat | Di tengah banyaknya kesalahpahaman yang seringkali menempatkan perempuan pada posisi yang tidak menguntungkan dalam masyarakat, kedudukan wanita dalam Islam sebenarnya datang dengan sebuah revolusi moral yang mengangkat derajat wanita ke tempat yang sangat terhormat. Posisi mulia ini ditegaskan langsung oleh Allah SWT dalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 124, "Barang siapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan, sedang dia dalam keadaan beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dizalimi sedikit pun." Ayat ini menjadi dasar yang setara bagi setiap individu tanpa memandang gender, di mana kehormatan, hak, dan ganjaran spiritual seorang wanita diakui sepenuhnya.
Islam dengan tegas menghapus pandangan kuno yang menganggap perempuan sebagai beban, dan justru mengangkatnya menjadi sosok yang layak dilindungi, dihargai pemikirannya, serta dijamin kedudukannya baik di ranah domestik maupun publik. Kedudukan wanita dalam Islam bukanlah hasil dari tafsir modern, melainkan merupakan ketetapan ilahi yang telah ada sejak awal wahyu diturunkan. Kesetaraan dalam ibadah dan ganjaran menjadi bukti nyata bahwa perempuan memiliki kedudukan yang sama mulianya di hadapan Sang Pencipta.
Penghormatan terhadap wanita ini diterapkan secara konsisten oleh Rasulullah SAW melalui tindakan nyata dan ajaran yang mendalam. Dalam sebuah hadis shahih riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah SAW menekankan bahwa ukuran kebaikan seorang laki-laki dapat dilihat dari cara ia memperlakukan wanita: "Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya." Teladan dari Nabi ini mengajak umat untuk selalu melunakkan kata-kata dan memperluas empati dalam memuliakan kaum perempuan.
Memuliakan wanita dalam Islam tidak hanya terbatas pada peran sebagai istri, tetapi juga sebagai ibu yang telapak kakinya menjadi jalan surga, maupun anak perempuan yang menjadi pembuka pintu rahmat. Memahami ajaran ini secara jernih membawa pemahaman bahwa memuliakan wanita adalah cermin kematangan iman seseorang dan bagian tak terpisahkan dari akhlak mulia yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Kedudukan wanita dalam Islam adalah cerminan keadilan Ilahi yang menempatkan setiap hamba pada martabatnya masing-masing, tanpa pernah merendahkan satu pun ciptaan-Nya.*
Photo by Vicky Anugrah on Unsplash