TRANS TV - Ira Maya Sopha Tak Pernah Star Syndrome, Nikmati Hidup Apa Adanya | Ira Maya Sopha, mantan penyanyi cilik yang kini tak muda lagi, berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan transformasi fisik dan mentalnya. Ira Maya Sopha mengungkapkan bahwa ia berhasil menurunkan berat badan dengan angaka yang signifkan dalam dua tahun terakhir. Namun, pencapaian ini lebih dari sekadar angka di timbangan, ini adalah perubahan gaya hidup yang menyeluruh. "Pola makan saya ubah, dulu banyak makan, sekarang masih banyak, tapi dipisah-pisah," jelanya. Ia menekankan pentingnya mengikuti pola makan yang tepat dengan bimbingan spesialis gizi, serta menerapkan prinsip gizi seimbang.
Bagi Ira Maya Sopha, tujuan utamanya bukan sekadar menjadi kurus, melainkan untuk hidup sehat. "Sehat adalah yang utama. Kurus adalah bonus," tegasnya, sebuah filosofi yang ia pegang erat. Di balik perubahan fisiknya, Ira Maya Sopha juga mengadopsi gaya hidup slow living untuk mengurangi stres di era digital yang serba cepat. Ia mengaku tidak pernah mengalami star syndrome atau merasa terjebak dalam arus perubahan zaman yang berlebihan. "Saya alhamdulillah tidak pernah mengalami yang namanya star syndrome. Saya sangat menikmati hidup seperti yang saat ini saya jalani," ungkapnya.
Baginya, kunci untuk menghadapi kemajuan teknologi dan tuntutan zaman adalah dengan tetap mengutamakan jati diri dan menyaring informasi yang bermanfaat. Ira Maya Sopha juga berbagi pengalamannya dalam berkomunikasi dengan anak-anaknya yang sudah dewasa dan menantu, dengan tetap menjaga komunikasi yang sehat dan tidak terjebak dalam tekanan sosial. Transformasi Ira Maya Sopha menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk memulai gaya hidup yang lebih sehat dan bahagia, asalkan ada niat, disiplin, dan dukungan dari orang-orang terdekat.**