Celebrity on Vacation

Curug Cikanteh, Pesona Air Terjun Berundak di Geopark Cileteuh

Video Thumbnail
SHARE

TRANS TV - Curug Cikanteh, Pesona Air Terjun Berundak di Geopark Cileteuh | Menembus keramaian wisata Sukabumi yang sudah sangat terkenal, kawasan UNESCO Global Geopark Ciletuh menyimpan sebuah keajaiban geologi yang megah dan penuh pesona, Curug Cikanteh. Berbeda dari air terjun biasa yang hanya memiliki satu aliran, Curug Cikanteh menarik perhatian para petualang dengan keindahan alamnya yang berundak tiga. 

Tebing batu purba yang diselimuti lumut hijau menjadi latar yang sempurna bagi tirai air yang jatuh dari ketinggian sekitar 60 meter. Aliran air yang deras mengalir dari tebing curam, menciptakan suara gemuruh yang justru menenangkan pikiran. Kabut air yang dihasilkan menyegarkan udara di sekeliling, membuat siapa pun yang datang betah berlama-lama. 

Akses menuju Curug Cikanteh memang memerlukan ketahanan fisik yang cukup. Kamu harus melewati jembatan bambu tradisional yang melintasi sungai berbatu serta tanjakan tanah yang cukup menantang, namun semua itu terbayar dengan keindahan vegetasi hutan tropis Jawa Barat. Rasa lelah yang mungkin dirasakan akan segera sirna begitu kaki menginjak pelataran batu alami di dasar air terjun.

Perjalanan menuju Curug Cikanteh bukan hanya sekadar menaklukkan jalur trekking yang menantang. Ini adalah sebuah pengalaman untuk merasakan kearifan lokal masyarakat Ciwaru yang dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab menjaga kawasan ini. 

Menariknya Curug Cikanteh terletak dalam satu aliran sungai yang sama dengan dua air terjun lainnya, yaitu Curug Sodong di bagian bawah dan Curug Ngelay di bagian atas. Ketiga air terjun ini membentuk satu ekosistem yang saling mendukung. Keberadaan jembatan bambu gantung yang dirawat oleh warga setempat adalah bukti nyata bahwa pariwisata berbasis komunitas dapat berjalan seiring dengan pelestarian ekologi tanpa saling merusak. 

Bagi para penjelajah yang lelah dengan hiruk-pikuk kehidupan di kota besar, Curug Cikanteh menawarkan kemewahan yang semakin langka di era modern ini, kesunyian yang murni tanpa suara bising kendaraan, gemercik air jernih yang menyegarkan, serta kehangatan senyum warga lokal yang selalu menjaga harmoni antara manusia dan alam liar.**