
TRANS TV - Menyingkap Pesona Kawasan Wisata Mandeh di Pesisir Selatan | Predikat "Raja Ampat dari Barat" yang disematkan pada kawasan wisata Mandeh bukan sekadar ungkapan kosong, melainkan gambaran nyata dari perubahan besar dalam pariwisata di Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Menggabungkan tujuh desa dalam satu area seluas 18.000 hektare, destinasi ini menawarkan pemandangan menakjubkan dengan deretan pulau legendaris, mulai dari Pulau Setan hingga keindahan Pulau Kapo-Kapo yang dikelilingi teluk yang tenang.
Setelah selesainya jalur pesisir sepanjang 43 kilometer, arus wisatawan dari berbagai belahan dunia semakin tak terbendung, mempersingkat waktu perjalanan dari pusat Kota Padang. Dengan infrastruktur yang memadai, kini siapa pun bisa menikmati keindahan hutan bakau dan air laut biru toska yang masih terjaga keasliannya di jantung Ranah Minang ini.
Keindahan kawasan wisata Mandeh sejatinya lebih dari sekadar tampilan luar, tempat ini adalah surga bagi para penyelam dan juga garda terdepan dalam konservasi laut. Para penyelam profesional sering menjadikan bangkai kapal kargo Belanda, MV Boelongan Nederland, yang terbenam sejak 1942, sebagai lokasi penyelaman yang wajib dikunjungi untuk menjelajahi potongan sejarah yang terpendam di dasar laut.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi yang inklusif berjalan melalui pengelolaan penginapan oleh warga lokal dan layanan bahari. Kawasan wisata Mandeh kini bertransformasi menjadi pusat kekuatan pariwisata nasional yang mampu menyandingkan keindahan alam Indonesia bagian barat dengan wilayah timur.**