
TRANS TV - Tanda Lahir pada Bayi, Kenali Jenis dan Risikonya | Tanda lahir pada bayi adalah kondisi kulit yang cukup umum dan sering kali membuat orang tua merasa khawatir. Secara medis, tanda lahir ini muncul akibat kelainan pada pembuluh darah atau penumpukan pigmen berlebih di bawah kulit.
Salah satu jenis yang paling dikenal adalah hemangioma, atau yang sering disebut bercak stroberi, yang dialami oleh sekitar 5 persen bayi. Hilda, seorang ibu yang menemukan tanda kebiruan dan bercak merah di lengan putrinya, mengungkapkan kekhawatirannya, "Awalnya dia biru, lalu muncul bercak-bercak merah, dan seiring bertambahnya usia, tanda itu semakin terlihat."
Tanda lahir pada bayi dibagi menjadi dua kategori utama, vaskular, yang berkaitan dengan pembuluh darah, dan pigmen, yang berkaitan dengan warna kulit. Jenis vaskular mencakup hemangioma, angel's kisses (ciuman malaikat), dan port-wine stain (noda anggur), sedangkan jenis pigmen meliputi bercak Mongolia, noda kopi (café au lait), dan tahi lalat bawaan.
Meskipun sebagian besar tanda lahir pada bayi tidak berbahaya dan biasanya memudar seiring bertambahnya usia, orang tua tetap harus waspada terhadap beberapa kondisi tertentu. Para ahli memperingatkan agar tidak melakukan tindakan fisik seperti memijat atau mengurut tanda lahir, karena hal ini bisa memicu pecahnya pembuluh darah atau bahkan infeksi.
Tanda lahir yang perlu penanganan medis termasuk hemangioma yang menekan area mata atau saluran napas, noda anggur di sekitar wajah yang bisa mengganggu penglihatan, serta tahi lalat bawaan yang besar dan berisiko keganasan. Jika Anda menemukan tanda lahir pada bayi yang tumbuh tidak normal, membesar dengan cepat, segera konsultasikan dengan dokter.**