Cemal Cemil

Sate Buntel Super Besar yang Mantap Dikunyahnya

Video Thumbnail
SHARE

TRANS TV - Sate Buntel Super Besar yang Mantap Dikunyahnya | Bagi para pecinta kuliner khas Solo, sate buntel Bu Hj. Bejo adalah salah satu hidangan yang wajib dicoba. Berbeda dengan sate kambing biasa yang menggunakan potongan daging, sate buntel ini terbuat dari daging kambing yang dicincang halus, dibentuk memanjang, dan dibungkus dengan lemak sebelum dibakar di atas bara api. Proses ini menciptakan aroma bakaran yang menggoda di bagian luar sate, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan kaya rasa. Kombinasi antara daging, lemak, dan bumbu yang meresap membuat sate buntel ini memiliki cita rasa yang lebih kompleks.

Di warung Sate Kambing Bu Hj. Bejo, hidangan ini disajikan dengan rasa yang pas, tidak berlebihan. Daging kambing yang gurih berpadu dengan bumbu yang meresap sempurna, sementara aroma asap dari proses pembakaran memberikan sentuhan khas yang sulit ditemukan pada sate yang dimasak dengan cara lain. Saat disantap dalam keadaan hangat, teksturnya terasa empuk, dengan bagian luar yang sedikit kering karena terkena panas bara. Bagi sebagian penikmat kuliner, justru kesederhanaan inilah yang membuat sate buntel Bu Hj. Bejo tetap menjadi incaran saat berkunjung ke Solo.

Warung yang terletak di kawasan Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Surakarta ini memiliki sejarah panjang dalam dunia kuliner Kota Solo. Sate Kambing Bu Hj. Bejo konon sudah berjualan sejak tahun 1971 dan dikenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk menikmati olahan kambing khas Solo. Selain sate buntel, pengunjung juga bisa menemukan berbagai hidangan berbahan dasar kambing yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner warung ini. Lokasinya yang strategis, tidak jauh dari pusat kota, membuat tempat ini mudah dijadikan pilihan dalam agenda wisata kuliner saat menjelajahi Kota Bengawan.

Menikmati sate buntel Bu Hj. Bejo pada akhirnya bukan sekadar perkara mengisi perut. Ada pengalaman mencicipi olahan kambing dengan teknik memasak yang telah lama menjadi bagian dari tradisi kuliner Solo. Daging yang dicincang, dibungkus lemak, lalu dipanggang perlahan di atas bara menciptakan perpaduan tekstur dan aroma yang menjadi daya tarik utamanya. Bagi wisatawan yang gemar berburu makanan khas daerah, seporsi sate buntel hangat dapat menjadi cara sederhana untuk mengenal karakter kuliner Solo, akrab, kuat rasanya, dan tidak dibuat-buat.**