Cemal Cemil

Pedasnya Rujak Gamel Hasil Racikan Terasi khas Cirebon

Video Thumbnail
SHARE

TRANS TV - Pedasnya Rujak Gamel Hasil Racikan Terasi khas Cirebon | Rujak Gamel adalah hidangan khas Cirebon yang dinamai sesuai nama desa Gamel di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, tempat hidangan lezat ini berasal. Berbeda dengan rujak pada umumnya yang menggunakan irisan buah segar, Rujak Gamel Cirebon menawarkan sentuhan unik, hidangan ini memadukan berbagai sayuran rebus seperti kangkung, tauge, terong, mentimun, dan kubis dengan mi kuning, tahu, serta camilan goreng. 

Yang benar-benar membedakannya adalah penggunaan kerupuk teles, atau kerupuk basah, yang berbentuk persegi dan direbus untuk mendapatkan tekstur kenyal, bukan digoreng seperti kerupuk biasa. Hidangan ini kemudian disiram dengan dua saus khas, sambal terasi pedas yang menggigit dan kaldu pindang yang terbuat dari kaldu ikan yang direndam dengan rempah-rempah pilihan, menciptakan keseimbangan rasa asam, manis, pedas, dan gurih yang sangat menggugah selera bagi pecinta makanan pedas.

Popularitas Rujak Gamel Cirebon semakin meroket dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah banyak musisi dan penyanyi organ tunggal yang sering tampil di daerah itu membagikan pengalaman kuliner mereka di media sosial. Salah satu penjual legendaris yang sudah berjualan sejak tahun 1984 adalah Kuwati, yang akrab disapa Wati, di Desa Sarabau. Warungnya terletak tidak jauh dari kompleks pemakaman Ki Buyut Asup. Dengan harga yang sangat terjangkau, rujak ini menjadi favorit baik bagi penduduk lokal maupun wisatawan yang datang ke Kota Udang.

Beberapa tempat kuliner yang direkomendasikan untuk mencicipi Rujak Gamel Cirebon antara lain warung Ibu Nani di Jalan Raya Pamengkang, warung Bu Wati di Sarabau, serta di Jalan Tentara Pelajar dan Jalan Mohammad Toha, yang bahkan menyediakan nomor antrean karena banyaknya pembeli. Bagi yang tidak tahan pedas, para penjual biasanya menyarankan untuk meminta sambal terpisah agar bisa mengatur tingkat kepedasan sesuai selera.**