Favorite TV Program

SISI LAIN: Barongsai Sebagai Media Terapi Pembawa Berkah dan Kedamaian

Favorite TV Program
CLOSE
SHARE

TRANS TV - Barongsai Sebagai Media Terapi Pembawa Berkah dan Kedamaian | Siapa sangka, kostum singa berwarna-warni yang kita lihat dalam atraksi barongsai ternyata menyimpan sejarah yang kaya dan telah ada selama lebih dari dua milenium. Catatan dari Dinasti Chin, sekitar abad ke-3 SM, mencatat adanya pertunjukan Tarian Penyamaran yang menggunakan kulit dan kepala binatang, yang dianggap sebagai cikal bakal barongsai modern. 

Pada masa itu, tarian ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebuah ritual sakral. Masyarakat Tiongkok kuno percaya bahwa suara lonceng yang bergetar, tabuhan gendang yang menggema, dan gerakan dinamis dari singa mampu mengusir roh-roh jahat dan nasib buruk, sehingga membawa berkah dan kedamaian. Keyakinan inilah yang membuat barongsai tetap bertahan dan menjadi bagian penting dari perayaan seperti Tahun Baru Imlek dan pembukaan usaha baru.

Sekarang, barongsai telah melampaui batas-batas ritual dan geografis. Menurut data dari International Dragon and Lion Dance Federation, seni ini telah menyebar ke lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, dan bahkan telah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan dalam acara internasional seperti World Dragon and Lion Dance Championships. 

Transformasinya pun menarik, dari media terapi spiritual, barongsai kini berevolusi menjadi simbol kekuatan komunitas, kerjasama tim, serta ekspresi seni yang memadukan akrobatik, musik, dan teater. Di pusat perbelanjaan atau saat perayaan Imlek, barongsai tetap memancarkan pesona magisnya, bukan lagi sebagai pengusir roh, tetapi sebagai pembawa harapan akan kemakmuran dan semangat baru yang masih terasa hingga hari ini.**

Photo by Kelvin Zyteng on Unsplash