TRANS TV - Konsep Upper House Bagi Pemilik Lahan Minimalis | Merancang hunian dengan konsep upper house di lahan yang sempit pada dasarnya adalah strategi cerdas untuk memindahkan ruang hidup utama ke level yang lebih tinggi. Tujuannya sangat jelas, mendapatkan kualitas ruang yang jauh lebih baik dibandingkan jika semua aktivitas dipaksakan berada di satu lantai.
Dalam praktik saya sehari-hari sebagai desainer, pendekatan desain rumah 2 lantai minimalis model ini sering menjadi solusi ketika tapak tanah sangat terbatas, lingkungan sekitar cukup padat dan bising, atau potensi pemandangan justru terbuka di sisi atas. Pada desain rumah 2 lantai minimalis seperti ini, lantai dasar difungsikan secara lebih fleksibel. Ia bisa menjadi area servis, tempat parkir kendaraan, atau sekadar ruang transisi yang tidak terlalu membutuhkan banyak cahaya.
Di lain sisi, aktivitas utama seperti ruang keluarga, ruang makan, hingga area santai yang membutuhkan kenyamanan lebih tinggi ditempatkan dengan manis di lantai atas. Dengan cara ini, cahaya alami dan aliran udara segar bisa dimaksimalkan tanpa terlalu terganggu oleh kondisi sekitar yang mungkin kurang ideal. Bukaan yang lebar, orientasi bangunan yang tepat terhadap matahari dan arah angin, serta pengolahan struktur yang efisien menjadi kunci utama agar rumah tetap terasa lega dan tidak semrawut.
Konsep desain rumah 2 lantai minimalis tipe upper house tidak boleh berhenti pada sekadar menaikkan ruang ke atas. Kenyamanan vertikal harus dipikirkan dengan sangat matang agar penghuni tidak merasa kelelahan dalam keseharian. Sirkulasi vertikal seperti tangga perlu dirancang senyaman mungkin: proporsional, tidak terlalu curam, memiliki pegangan yang aman, dan tentu saja mendapat pencahayaan yang baik agar tidak terasa seperti lorong gelap.
Adalah penting menghadirkan ruang transisi di lantai atas. Teras kecil atau balkon yang menghadap ke taman atau jalanan bisa menjadi perpanjangan ruang dalam sekaligus tempat untuk bernapas melepas penat setelah seharian beraktivitas. Material yang digunakan dalam desain rumah 2 lantai minimalis sebaiknya tidak terlalu berat secara visual. Pilihlah warna-warna cerah dan material ringan agar rumah tetap terasa menggembung dan terbuka.**