Cemal Cemil

Kue Balok, Camilan Klasik Tak Lekang Ditelan Zaman

Cemal Cemil
CLOSE
SHARE

TRANS TV - Kue Balok, Camilan Klasik Tak Lekang Ditelan Zaman | Kue balok itu seperti kenangan masa kecil yang tiba-tiba muncul kembali di tengah hiruk-pikuk kuliner modern. Dulu, kita bisa mencium aroma manis dan gurihnya dari gerobak kayu yang lewat di depan rumah. Sekarang, kue ini hadir dengan kemasan yang lebih menarik, dijual di kedai-kedai modern.

Begitu kita menggigitnya, teksturnya yang padat namun lembut langsung lumer di lidah, melepaskan rasa kelapa dan gula merah yang begitu familiar. Dari zaman gerobak dorong di tahun 1950-an hingga kini di era gadget, kue balok tetap setia menjadi camilan khas Jawa Barat yang membuat siapa pun ingin kembali mencobanya.

Kue balok tidak berusaha untuk terlihat mewah atau mengikuti tren rasa yang aneh. Bahannya hanya tepung beras, kelapa, dan gula merah—tiga elemen yang bersatu dalam harmoni yang sempurna. Setiap gigitan mengingatkan kita pada rasa yang tulus, tanpa pretensi. Di balik bentuk persegi panjangnya yang sederhana, tersimpan cerita tentang ketekunan, adonan yang dikukus perlahan, lalu dipotong rapi sebelum akhirnya dibalur dengan kelapa parut.